saking sibuknya saya sendiri juga telat mengetahui kalo ternyata pengumuman hasil seleksi tahap IV (kemampuan bahasa inggris dan psikotest) sudah terbit di situs bi
he.he.he.
so buat rekan-rekan yang sedang H2C alias harap-harap cemas silahkan langsung klik situs bi www.bi.go.id untuk informasi hasil seleksi tahap IV tsb. seperti yang sudah diumumkan LM FEUI sebelumnya bahwa utk tahap IV dst akan diumumkan via situs BI dan bagi peserta yang lolos akan dihubungi langsung oleh panitia.
dari rekapitulasi hasil seleksi tahap IV diperoleh informasi bahwa peserta yang lolos sejumlah 772 untuk seluruh indonesia dengan jumlah peserta terbanyak adalah : Jakarta (418 peserta) disusul Yogyakarta dan Bandung (masing-masing 62 peserta). artinya bahwa jumlah peserta makin mengerucut dan secara psikologis tekanan mental akan lebih berat
kok bisa begitu bang oktav? yuupp.. soalnya kalo misalnya gagal beban mental gagal di tahap awal tidak seberat kalo gagal di tahap-tahap akhir ..bukan begitu bukan?
untuk tahap seleksi selanjutnya adalah seleksi kesehatan secara fisik dan kejiwaan (psikiatri). untuk peserta dengan lokasi tes DKI maka tes psikiatri akan dilaksanakan digedung LAN pejompongan dan untuk tes kesehatan akan dilaksanakan di RSPAD gatsu.
okeh.. saat nya kembali bekerja….sekali lagi selamat buat rekan2 yang lolos dan selamat berjuang di tahap2 selanjutnya. buat rekan2 yang belum beruntung saya ucapkan selamat berjuang juga semoga mendapat kesempatan yang lebih baik dari yg sekarang.
sukses selalu !
- utk. nama2 peserta yg lolos dgn lokasi test DKI jakarta sila lihat disini.
- untuk informasi terkait dengan seleksi kesehatan bisa dilihat disini.
Nofie Iman said,
November 27, 2007 at 1:41 pm
Anda ikut tes juga?
osinaga said,
November 28, 2007 at 8:33 am
ikut pak .. dulu tahun 2001 & 2003
Teguh said,
November 29, 2007 at 8:29 am
Bang Okta,
Tolong sharing donk kiat2 wawancara di BI?
Contohnya kalau ditanya: – Mengapa mau masuk BI? ( latar belakang pendidikan
saya Matematika bang)
– Apa harapanmu masuk BI?
Kira2 jawaban yang bagusnya gimana ya bang, setidaknya pendapat abanglah kan sekarang udah di BI bang..
Thanks ya bang dan sukses selalu
GBU
Salam,
Teguh
Irwanda Wisnu W said,
November 30, 2007 at 3:44 am
bang sinaga, salam kenal… aku anak siantar (ikan asin hehehe)
di BI itu gimana tingkat kesejahteraannya? trus ketika lulus tes, langsung diminta bukti mundur dari kantor lama, atau bisa dengan cuti (di PNS misalnya dil luar tanggungan negara)… Aku denger2 kalo masalah karir berat ya? Susah jadi pejabat?
Tks bang…
Komalia said,
November 30, 2007 at 8:02 am
Bang Osinaga,
Mhn informasinya untuk pertanyaan berikut :
Di BI apakah PCPM itu semacam fast track career (seperti Management Trainee) di BI, karena ada teman saya yang udah kerja di BI tapi taun ini, dia ikut lagi tes PCPM dari awal. Atw mungkin dia pegawai kontrak? Setw sya taun ini para pelamar internal punya kode berbeda, yaitu P2 dan P3. Kl P3 seperti teman saya (dia udah kerja di BI 3 tahun & bds info dia adalah pegawai tetap), nah yang seperti P2 itu yang seperti apa lagi, ya…
Dan tnyata jumlah pelamar dengan kode tsb, lumayan banyak. Hiks, pesaing berat, nih..
Ow,ya, Bang, sya baca tulisan ttg peserta MLE yg tdk lulus karena obesitas. Hmm, bahaya, nih, stlh sya baca artikel Obesitas, sya masuk kategori ringan, walaupun penyebab utama sya mjd kategori Obesitas adl krn kmrn br hamil. Skrg msh tahap pemulihan (diet & olahraga), hmm kira2 kl alasan obesitas krn br selesai hamil, diterima gk,ya…
Mhn doanya aja, deh…
Ktnya kl udh nyampe tahap berikut ini bukan lagi masalah tingkat intelejensi, tp faktor luck + kecocokan profil peserta dg profil pegawai BI mjd penentu utama.
Makasih banyak untuk info2 & sharing-nya
SALAM SUKSES
Komalia said,
November 30, 2007 at 8:12 am
Tambahan lagi, Bang…
Mhn ulasan lengkapnya (jk ada), ttg alasan tdk dterima peserta MLE tsb akibat obesitas. Mungkin tdk hanya melihat obesitas saja, tp ada tambahan tingkat kolesterol/darah tinggi/diabetes yg tinggi. Dan memang obesitas sendiri dikategorikan silence killer yg sangat efisien di negara2 maju, krn kesulitan orang2 yg terkena penyakit obesitas untuk sembuh dr penyakit ini.
O,ya, ada ralat bukan faktor luck tp rejeki dr Tuhan + kekuatan doa
Tx a lot
osinaga said,
December 1, 2007 at 6:43 am
@teguh:
tips wawancara? hmm… apa ya? yang standar-standar aja menurut saya. dulu kenapa masuk BI ? tergantung situasi dan kondisi kita juga. contohnya saya waktu itu masih mengalami masa-masa sulit bekerja di sektor swasta terutama di perbankan swasta. waktu itu masa paling berat karna sektor perbankan baru pulih dari krismon dan lagi musim likuidasi/merger bank sehingga rentan untuk PHK karyawan nah saya lalu berpikir bahwa bekerja sebagai central banker di bank sentral itu akan lebih terjamin dibanding dengan pekerjaan saya sbg bankir biasa dulu di sebuah bank swasta. plus alasan-alasan lainnya : spt jenjang karir yg lebih jelas, kesempatan melanjutkan sekolah (formal/non formal), fasilitas kesehatan, tantangan kerja yg lebih kompleks (moneter, perbankan, payment system), dll.
tapi sekali lagi semua tergantung situasi kita saat ini, yg penting jangan mengada-ada, alasannya logis dan runut serta cara penyampaian yg mantap dan meyakinkan (jangan grogi / tidak pede). demikian semoga membantu.
@irwanda :
cari saja tempat lain yang lebih ’sesuai’.
salam kenal juga. ttg kesejahteraan di bi ga usah khawatir lah. cukuplah untuk sekedar hidup layak. tp kalau mau jadi orang ‘kaya’ saya sarankan jangan masuk BI lah
kalau sudah keterima segera urus surat resign dari perusahaan/instansi lama karna BI tidak ada toleransi untuk pegawai yg kedapatan bekerja di tempat lain selain BI. angkatan saya dulu ada yg dipecat dari pendidikan PCPM karna ketauan masih aktif sebagai dosen (PNS).
ttg karir : semua tergantung anda. dibilang susah ga juga dibilang gampang pun ga juga
karna di BI ga cukup pintar aja ..harus ‘pintar-pintar’ dalam arti yg positif (mis. prestasi/kompetensi, networking, keluwesan,dll).
@komalia:
PCPM itu adalah program management trainee nya BI. kalau ada pegawai internal BI yang ikut tes PCPM itu adalah pegawai Golongan II (PTU) yang telah memenuhi syarat untuk ikut PCPM (utk naik ke Golongan III). ttg perbedaan jalur PCPM dan MLE mungkin kalau dianalogikan mirip jenjang karier alumni AKABRI/AKMIL vs alumni SEPA/SECAPA kedua-duanya sama-sama start sebagai Letnan Dua tapi cakupan alumni AKABRI sudah pasti lebih luas dan biasanya (biasanya lho) lebih banyak yg menjadi Jendral. mungkin diskusi di link ini bisa lebih membantu.
ttg obesitas:
sepertinya faktor lain juga mempengaruhi (koletrol, diabet, dll) tapi sebaiknya kalo bisa berat badan proporsional utk memperbesar peluang lolos.
okeh…semoga sukses buat semuanya.
Putera said,
December 1, 2007 at 9:38 am
bang osinaga
kemarin saya coba tes sendiri, hslnya lumayan bagus
cuman trigiliserida 167,SGPT 60, serta Body Mass Index 33,
kira2 kriteria tsb bisa memberatkan peluang saya bang.
mohon petunjuknya
trims
Putera said,
December 1, 2007 at 9:41 am
Bank OSinaga
kemarin saya coba2 tes kesehatan sendiri
hasilnya jantung,paru normal
cuma kadar trigliserida 167, SGPT 60 dan Body Mass Index 33
apakah kriteris tsb bisa mengurangi peluang saya utk lolos bang.
satu lagi, apakah penilaian kelulusan kali ini
melihat hasil tes kesehatan + psikiatrik, cd bukan hanya kesehatan saja
mohon petunjuknya
trims
osinaga said,
December 2, 2007 at 3:59 am
@putera:
he.he.he.
he.he.he. mohon maap boz saya bukan dokter .. dan saya juga bukan panitia yg bisa menentukan lolos tidaknya anda. dari data anda itu saya juga ga ngerti apa itu normal apa ngga
kalau menurut saya pribadi yg penting kita siapkan fisik sebaik-baiknya. istirahat cukup dan teratur, jangan stress, makan yg bergizi, dll. kalau memang udah ada bawaan penyakit mau ditutupin kayak gimana pun nanti akan ketauan kok. so don’t worry be happy
Eya said,
December 2, 2007 at 10:19 am
Pak Sinaga, mohon infonya. kemarin saya shorlisted hasil seleksi tahap IV. Untuk posisi Peneliti Ekonomi Muda-PhD (3 orang) hanya ada 2 yang lolos ke tes kesehatan.
Untuk saya itu sedikit aneh, dibutuhkan 3 orang tapi hanya 2 yang lolos ke tes berikutnya.
pertanyaannya: apakah BI akan “membiarkan” posisi tsb kosong jika yang memiliki kualifikasi terbaik memang hanya 2 orang saja? dan apakah hal ini berlaku juga pada posisi2 yang lain?
Terimakasih
alistiana said,
December 4, 2007 at 5:46 am
mmm, kemaren ikutan test kesehatan BI. ada posting gw di sini:
http://blog.360.yahoo.com/alistiana
newbie nih, boleh pasang iklan kan Bang Osinaga?
Ryoi said,
December 4, 2007 at 8:23 am
Pak Sinaga,,kmrn pas tes kesehatan ada teman saya yang buta warna parsial. trus dia nanya ada pengaruhnya ngga sama hasil tes nanti ? dokternya bilang, biasanya gak ngaruh asal bukan untuk posisi kasir/teller, tapi semua balik lagi tergantung kebijakan BI…
Nah saya pengen tahu nih kebijakan BI sendiri mengenai buta warna ini gimana ? kan ga ada pengaruhnya tuh sama kerjaan soalnya dia ngelamar jadi pengawas bank muda ??
mohon bantuannya…thanks
raksasmita said,
December 4, 2007 at 10:16 am
hmmm… hari ini barusan tes kesehatan… khawatir tapi dijalanin aja. Sebelum tes diberi form yang diisi dan ditandatangani dengan materai, disitu ada lampiran penyakit dan hal lain yang menyebabkan tidak lolos bi, misalnya:
- mata (+/- 4)
- tonsil (t3t3)
- hipertensi dan hipotensi
- missing teeth > 3 buah per rahang, dll
- BMI >30 atau <17
- de el el
nah kalo daro tes fisik awal (morfologi) tanpa melihat tes darah, urine, jantung… pesimis banget. Soalnya bmi ku 33.
nah… untuk PUTERA coba searching di internet ttg hasil tes kesehatannya. trigliserida 167 udah termasuk batas tinggi, SGPT 67 hmmm… coba tanya2 lagi ama yang ahlinya… BMI 33 … yukz ngurusin badan…
kalo tahun ini gak lolos…. coba lagi tahun depan (setelah ngurusin badan)!!!!
Komalia said,
December 5, 2007 at 2:23 am
Pengalaman tes kesehatan grup Surabaya mirip2 dg di Jakarta. Sya kebetulan jg bermasalah di BMI, tp krn baru selesai hamil jd msh bs ditolerir (kata P Dokter) tp gk tw dg kebijakan BI sperti apa.Untungnya BMI sya 30,4 jd hanya kelebihan 0.4.
Yah, tinggal berdoa aja,deh..
Oya, ada ketentuan hal2 yg sulir ditolerir (tertulis di lembar terakhir) adalah penyakit menular dan penyakit yang sulit disembuhkan dalam waktu jangka panjang.
BTW, sya lebih tertarik membahas tes psikiatri. Krn kl gk salah bahan tes psikiatri kemaren adlh bahan tes masuk AKABRI. Dan ada pertanyaan mengenai fobia, salah satunya ttg takut pd kegelapan. Kl mw masuk AKABRI takut gelap mungkin masih relevan, tp kl untuk BI hubungannya apa,ya..
Demikian jg dg pertanyaan takut tikus.
Seru jg pertama kali ikut tes psikiatri (karena biasanya hanya psikotes aja), krn scr sadar/gk sadar jd semacam mengetes ada gejala gangguan jiwa di diri kita/gk
Trus hubungan gejala maag dengan kondisi kejiwaan? Hmm, mungkin hubungannya dg kebiasaan hidup teratur dan tingkat stres kita pada pekerjaan saat ini, kali, ye..
Teuing, deh…
O,ya… lama banget ya, pengumuman hasil seleksi tahap ini. Makan waktu 1 bulan u/proses seleksi. Mungkin krn ada hubungan dg libur sangat panjang akhir Desember ini kali, ya + kerjaan akhir tahun yg menumpuk.
Yah, akhir kata, sekarang tinggal BERDOA SMOGA LULUS k TAHAP BERIKUTNYA. AMIEN
GOOD LUCK
Putera said,
December 5, 2007 at 4:50 am
Trims teman-teman seperjuangan
berikut ini resume hasil cek kesehatan saya
tinggi : 182 cm
Berat 110 Kg. (keturunan dari keluarga raksasa semuanya)
BMI : 33, 4 tapi dari penampilan : masih ideal
Tekanan darah : 80 / 50 (ckp rndah bagi org gemuk)
jantung,paru,darah,urine Insya Allah normal
profil lemak : total 138
LDL : 78, HDL 28, ratio : 2.7 ==>> kolestrol masih normal
asam urat : 6.6 –> dibawah nornal (7 normal)
SGPT : 45 –>> kelebihan 5, gr2 agak stres mikirin tes
trigliserida berhasil turun menjadi : 155, dari batas normal 150 (awal 196)
fisik :
mata : normal (tdk minus dan buta warna)
gigi : tanggal 1 (gara-gara berantam pas SMU)
varises, ambien : no way
history kesehatan :
sering radang tenggorokan terutama kalo lagi kecapekan
Penyakit kronis, bawaan,kelamin, AIDS/HIV : Insya Allah tdk ada
Nah berdasarkan data diatas, bagaimana menurut teman-teman sekalian apakah ada point yang dapat menggugurkan peluang saya.
Mohon masukannya
Trims
osinaga said,
December 6, 2007 at 1:34 am
@eya:
kalau yg saya amati memang begitu sepertinya. sudah ada standard minimal/passing grade yang harus dicapai. bila memang tidak ada yg qualified ya artinya posisi itu akan kosong. logika sederhananya akan sangat riskan utk memaksakan lolos peserta yg tidak melewati passing grade semata-mata hanya utk memenuhi kuota/jatah yg ada.
tp kalau anda berpikir bahwa itu sengaja “dikosongkan” utk seseorang saya kira tidak segampang itu, kalau pun seandainya BI ada niat seperti itu akan lebih elegan kalau “seseorang” tsb “diloloskan” saja setiap tahap ..kan lebih halus caranya
@alistiana:
kalau lolos itu artinya tingkat kesehatannya udah lolos tes kesehatan BI 2 kali…betul-betul prima
hmm.. terimakasih utk sharing pengalaman nya mas.. pengalaman yang sangat menarik saya rasa. tp ngomong-ngomong anda ini dari internal kan ya? sesuatu yg menarik juga kalau dilakukan tes kesehatan lagi
@ryoi:
hmm… agak susah juga menjawabnya. di angkatan saya juga (waktu tes kesehatan dulu) kebetulan tidak ada yg mengalami hal serupa. tp kalau generalisasinya utk pekerjaan2 bidang teknis/analisis memang tidak boleh buta warna.
@raksasmita:
he.he. jangan pesimis dulu mas.. jangan menyerah sampai titik darah penghabisan…he.he.. sebelum ada pengumuman gagal maju terus
@komalia:
terimakasih utk sharingnya mbak. pasti berguna buat rekan2 yg lain.
@putera:
kita tunggu saja di pengumuman tahap V
raksasmita said,
December 7, 2007 at 4:43 pm
bang… darah udah abiz disedot buat tes kesehatan kemarin…
essy said,
December 18, 2007 at 1:14 pm
hallo bang oktav,..pha kabar..
makin ramee ya pejuang BI nya,.. ternyata Mbak Komalia juga rajin posting..
raksasmita yang mana yaa?? emang seru tes kesehatan kemaren (Surabaya), tesnya bikin berdebar, coz ada buka bukaannya,.. yaa gpp lahh, skali skalii, demiii jadi pegawai BI jee… Semoga kita masih dipertemukan di Jakarta buat interview trakhir.. Amiinn… dan smoga kita bisa diterima jadi pegawai BI… Amiiieenn lagii..
osinaga said,
December 18, 2007 at 1:32 pm
@raksa:
kalau gitu sampai tetes cairan tubuh yang terakhir deh
@essy:
good luck.
ya memang seperti adanya. kalau udah tahap2 akhir apalagi wawancara porsi doa dibanding porsi belajarnya kudu banyakan doanya sekarang
Budi Anshari Nasution said,
December 27, 2007 at 5:20 am
Horas Bang Sinaga,
Salam kenal, kemarin saya test kesehatan BI & Psikiatri.
Untuk test psikiatri kita diberi waktu 120 menit, saya mengerjakan nya dalam waktu 60 menit.
Yang ingin saya tanyakan, apakah ada penilaian khusus utk waktu dalam pengerjaan test psikiatri tersebut ?
Saya sekarang baru “dibajak” oleh salah satu bank swasta nasional (kurang lebih 2 bulan) sebelumnya saya bekerja di bank asing, sewaktu pertamakali saya mengisi CV untuk test PCPM 28 BI saya masih mencantumkan status pekerjaan yang lama, sementara ketika test Psikiatri saya cantumkan status pekerjaan yang baru.
Yang ingin saya tanyakan, apa ada pengaruh terhadap test psikiatri tersebut?
Kemudian kalau ditanya di interview, apakah etis saya menjawab alasan saya pindah kerja adalah disebabkan oleh career path yang ditawarkan lebih baik dari tempat yang lama.
Thank you bank Naga, kapan ke Medan kasih tau ya..
misskey said,
December 28, 2007 at 7:12 am
Bang, pengumuman wawancara PCPM XXVIII BI udh pa blom yah? dah tanggal2 tua ni… Apa nunggu smp tgl 31 jam 23.59 kali ya…
oya, bagi info dikit soal tes psikiatri kmrn… tu tes namanya MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) = salah 1 tes2 inventory dlm dunia psikologi&keluarganya, dikembangin di univ Minnesota. Klo penasaran, cr ja di Google ttg MMPI.
Sedikit yg saya tau dr salah 1 riset yg dilakukan di UnHas, PROFIL KEPRIBADIAN (MENURUT MMPI) CALON LEGISLATIF SULAWESI SELATAN 2004 , Saidah Syamsuddin, Nur Aeni M.A. Fattah, A. Jayalangkara Tanra, Faisal Idrus, Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Unhas… Tes MMPI merupakan salah satu tes yang digunakan untuk menilai dimensi-dimensi kepribadian seseorang yang berpengaruh pada performance kerjanya kelak. Pemerintah Republik Indonesia menganggap penting untuk menilai dimensi kepribadian calon legislatif (caleg) yang nantinya akan menjadi wakil rakyat. [klo qt ya brarti yg CUCOK bwt jd cln pgawe BI gto... yg berintegritas lah...]
MMPI adalah salah satu bentuk tes psikologik yang disusun sedemikian rupa sehingga merupakan instrumen yang secara akurat dapat memberikan gambaran dari dimensi-dimensi kepribadian tertentu. Tes ini disusun dengan 566 pernyataan (ítems), 4 skala validitas dan 10 skala klinik. Skoring digambarkan dalam bentuk grafik dengan nilai normal adalah skor 30-70 dan psikopatologis jika skor diatas 70.1,2 Tes ini berguna untuk menilai kepribadian seseorang yang berpotensi melakukan tindakan-tindakan yang tidak normal meskipun mereka nampak sebagai orang-orang baik/normal. Beberapa studi melaporkan signifikansi penggunaan tes MMPI untuk memprediksi performance/penyakit individu beberapa tahun mendatang.
Ada bbrp profil :
Neurotisism (somatisasi,somatoform,depresi,hysteria konversi)mengindikasikan adanya kecenderungan subyek terlalu memperhatikan kesehatan tubuhnya dan merasakan keluhan-keluhan somatik lebih dari biasa. Apabila memang ada gangguan fisik, maka keluhan-keluhannya melebihi apa yang sebenarnya diderita. Subyek yang demikian ini adalah seorang yang suka merengek, mengeluh, egosentrik dan mudah marah. Hal ini dapat disertai dengan rasa cemas dan rasa pesimistik serta kurang kepercayaan terhadap masa depannya. Imaturitas, represi yang bersifat histeria, mudah terpengaruh oleh sugesti-sugesti dan mudah bereaksi emosional ,dan bila subyek berada dalam situasi stres, maka mekanisme defensif somatisasi dapat dipakai untuk menghindari tanggung jawab atau untuk menyelesaikan konfliknya.
Psikotisism (paranoid,skizoid,skizofrenik) mengindikasikan dimensi-dimensi kepribadian curiga, neurotik,dan psikopatologi pikiran yang bizar dan aneh. Subyek yang demikian ini biasanya mempunyai sifat sangat curiga, sensitif terhadap pendapat orang lain tentang dirinya, egosentrik dan merasa bahwa masyarakat kurang memperhatikannya dan bertindak kurang menguntungkan baginya. Proyeksi adalah mekanisme defensif yang sering digunakan dalam menyelesaikan konfliknya. Subyek juga agak kaku dalam pendirian, sangat ragu-ragu dan mempunyai kepercayaan diri yang kurang. Kurang suka bergaul, suka menarik diri dari lingkungannya, melakukan hal-hal di luar norma-norma masyarakat atau yang aneh, tetapi belum tentu bersifat skizofrenik.
faktor-faktor sosial, budaya dan agama yang dilaporkan dapat mempengaruhi hasil tes MMPI.
Ada lg namanya skala L. Tingginya skala L menandakan bahwa subyek tidak dengan sukarela mengakui kekurangan-kekurangan kecil yang terdapat pada dirinya yang umumnya setiap orang dengan rela mengakuinya. Hal ini mengindikasikan bahwa subyek berusaha untuk menampakkan diri sebaik mungkin dihadapan orang lain dan menyembunyikan hal-hal yang kurang baik tentang dirinya dalam tes, sehingga dapat dikatakan bahwa subyek mengisi MMPI secara tidak jujur atau banyak berbohong. Individu yang demikian ini mempunyai daya tahan terhadap stres rendah, kaku, moralistik, sedikit atau tidak ada pengalaman tentang dirinya, menggunakan mekanisme represi dan denial secara berlebihan, namun subyek ini dapat menyesuaikan diri secara sosial.
Trus ada jg T score. T skor > 70 pada skala 9 mengindikasikan dimensi kepribadian hipomania, emosionalitas, impulsivitas, pikiran-pikiran dan aktifitas yang berlebihan. Subyek mempunyai tingkat energi yang tinggi, kurang tenang, gelisah, tidak sabar dan hiperaktif.
Intinya mah… pilih yes/no question ntu yg paling “GUE BANGET”… jd diri sndri aja lah… Tengsin kan klo qt mlah ktauan boong… No body’s perfect kan…
Hmm…hbs tu saya jd merenungkan perjalanan tes2 BI dr awal…Konsisten. Hebat!! Bener2 bisa “menguliti” profil kita luar-dalam… Hhh, skrg mah tinggal banyak2in doa dh…
Thanks ya Bang, dah dibolehin sharing dsini… Eh, doakan jg saya sgera dipanggil wawancara ya Bang… CAYO bwt smua… GB Us
danie said,
December 31, 2007 at 3:48 am
musingin yah MMPI…. pilihan2nya tu bermakna banyak, ga sekedar yes/no… kyknya lbh akurat klo MMPI dilengkapi dg wcr face to face gto… banyak yg lbh bs dijelasin lewat omongan drpd sekedar jwb yes/no di tes tsb… hhh
arif said,
January 1, 2008 at 3:07 am
bang okta… mau tanya,
klo pas wawancara… bisa gk yah minta pindah dari MLE ke PCPM???
budi.nasution said,
January 3, 2008 at 12:44 pm
Hi…
Kawan – kawan.., apa sudah ada yang di call oleh BI lulus psikiatri & tes kesehatan
Ryoi said,
January 7, 2008 at 2:54 am
kan katanya pertengahan jan paling cepet bang budi….
sapta said,
January 8, 2008 at 12:19 am
whoaaa,lama sekali pengumumannya…hiks…
osinaga said,
January 8, 2008 at 4:32 am
@nasution:
ttg psikiatri: soal kemampuan menyelesaikan lebih cepat dari waktu yg disediakan sepertinya tidak berkorelasi dengan hasil penilaian. yg pasti waktu utk mengerjakan sudah diperhitungkan dan diasumsikan bisa diselesaikan peserta dalam rentang waktu dimaksud.
ttg experience: ini tergantung kebijakan panita, saya jg ga tau lae. tapi lain kali konsisten dalam mengisi data itu penting.
ttg motivasi: kalau menurut saya sah-sah saja alasan itu. asal benar dan tidak mengada-ada.
@misskey:
sepertinya misskey persiapannya udah matang banget nih..he.he.. btw terimakasih utk sharingnya saya yakin akan sangat berguna bagi rekan2 yg sedang, akan dan sudah menempuh tes sejenis. mudah2an misskey dan rekan2 yg lain bisa lolos dan sampai ketemu di BI ..
wah..wah..boleh juga tuh sharing pengetahuannya
@danie:
justru itulah maka ada wawancara psikologis.
@arif:
mungki bisa dikonfirmasi ke panitia. tp setau saya sih ga bisa karna udah di set dari awal. btw utk masuk BI ga ada perbedaan mencolok utk perlakuan terhadap jalur MLE atau PCPM. dua-duanya sama2 masuk di Gol. III kok . tenang aja.
@budi & sapta:
menunggu adalah pekerjaan yg paling membosankan..
andreecha said,
January 8, 2008 at 7:42 am
Bang Okta .. Salam Kenal ya bang.
Udah ada info untuk hasil tes kesehatan dan psikiatri blom …
Pengumumannya lewat apa ya bang ….
Salam.
osinaga said,
January 9, 2008 at 5:39 am
@andreecha:
sepertinya belum dek. biasanya pengumumannya akan dikirim langsung ke peserta dan di publish di web bi. (www.bi.go.id).
essy said,
January 21, 2008 at 12:27 pm
pengumuman dah ada.. akhirnya…
alhamdulillah kurang setahap lagii.. duhh smoga yaaa…
tengkyuu bank oktav buat info2nya!! GBU
Komalia said,
January 21, 2008 at 1:48 pm
Horree.. Yg dtunggu2 akhirnya nongol jg.
Ini link-nya http://www.bi.go.id/web/id/BI+dan+Publik/Lowongan/pcpm_28_08.htm
Syukur, lolos k tahap berikut.. Berjuang bwat satu tahap lagi,nih… Thx a lot bwat Bang Osinaga… Moga2 bs ketemu di BI & ngucapin makasih buanyakkk… GOOD LUCK, guys..
osinaga said,
January 23, 2008 at 1:26 am
@essy & komalia:
selamat yaa.. semoga sukses di tahap terakhir.. sampai ketemu di BI
dinda said,
January 25, 2008 at 10:37 am
salam kenal bang, saya baru tau ada postingan ini. makasih banyak, infonya ngebantu bgt.
bang, saya mau tanya dong untuk tes wawancara.
1. wawancara ini udah wawancara akhir atau masih ada wawancara akhir lainnya?
2. kalau di swasta, apakah spt wawancara dgn HRD atau user ya?
3. wawancaranya personal atau per group?
4. pake bhs indonesia atau inggris ya?
5. kalo baleh tau nih, (harus boleh deh..hehehe) kira2 materinya apanya? materi umum spt motivasi kita atau materi yang berhubungan dengan jabatan yang kita apply?
maaf ni bang kalo saya nanya banyak, karena gak ada bayangan sama skali. saya mohon info secepatnya ya, supaya masih bisa persiapan.
terima kasih untuk kesediaan abang buat jawab pertanyaannya saya. GBU
buat temen2 seperjuangan yg udah lulus tes kesehatan, selamat ya..salam kenal dan mudah2an bisa lulus bareng (jadi bisa kenalan langsung). thanks
osinaga said,
January 28, 2008 at 5:26 am
@dinda:
akan saya coba jawab sesuai pengalaman saya dulu ya (2004):
1. cuma ada satu wawancara.
2. wawancara di BI nanti dengan pegawai utama G.VII/G.VIII(setingkat direktur) ditambah 1 atau 2 pegawai madya (jadi 1 lawan 3).
3. akan dibagi per group tp saat wawancara secara personal.
4. pake bahasa indonesia
5. pertanyaan ys sama sudah saya jawab di posting yg ini .
dinda said,
February 4, 2008 at 10:49 am
thanks a lot ya bang
hehee…nervous bgt niy sbenernya
btw koq jadwalnya lama bgt ya kluarnya
bikin tambah deg degan
doakan aku ya…
moga2 lulus…amin.
GBU
osinaga said,
February 6, 2008 at 1:29 am
@dinda:
siip. moga sukses ya.
ana said,
February 26, 2008 at 5:08 am
bang okta aq baca2 postingan ternyata bang okta tes di BI dua kali ya?
tolong ceritain donk tes pertama sejauh mana trs persiapan apa aja kok bisa lolos pas tes yg kedua, terima kasih ya bang
osinaga said,
March 8, 2008 at 6:11 am
@ana:
baru kemudian 2003 saya coba lagi kirim utk pcpm angk. XXV. Puji Tuhan semuanya berjalan lancar mulai seleksi administrasi hingga diterima pada maret 2004. jadi apa yg saya ceritakan di blog ini murni pengalaman waktu tes pcpm xxv … karna tes pcpm xxiv udah ga dipanggil dari awal
yuup. saya dulu tes bi pertamakali waktu pcpm angk. XXIV (kalo ga salah bukanya tahun 2001 ->pengangkatan 2003). waktu itu malah ga dipanggil sama sekali sejak ngirim lamaran. jadi memang sepertinya ada mis di administrasinya sehingga saya sama sekali ga ngalamin namanya tes-tes selanjutnya
ana said,
March 10, 2008 at 8:30 am
Mas okta…mau tanya lagi…tak panggil mas aja ya soalnya aq org jowo…hehe
kan kemarin temanku ngalamar juga, IP dan asal kampus sama2 aq tp dia lulusan thn 2006 aq 2007, dan dia ngambil posisi programer kalo ndak salah aq ngambil posisi staf, tp temanku pas seleksi administrasi ndak lolos alias ndak dapat panggilan…nah menurut mas okta kenapa ya kok bisa begitu apa karena dia bukan fresh graduated ato karena dia nglamar posisi programer…
mas okta ndak apa2 ya…kalo sering tanya2…terima kasih buaaaanyaaak dan salam kenal buat mas okta…hehe
osinaga said,
March 12, 2008 at 4:09 am
@ana:
artinya temen mbak ana coba via jalur MLE kali ya? kalau ga dipanggil setelah seleksi administrasi mungkin perlu direview kembali persyaratan2 nya apakah semuanya sudah memenuhi mis. jurusan, ipk, usia, dll. kalau utk admnistrasi selama memenuhi semua persyaratan (terutama dokumen) sepertinya ga ada masalah ya.
Alay said,
July 17, 2008 at 7:16 am
Mas,…kpan ada pengumuman PCPM 2008 ya? Klo ada kirim ke email saya plisss..! Trus klo lulusan fisip Ilmu pemerintahan bisa daftar PCPM ga ya? Maturnuwun atas Jawabannya…Salam
arkanv said,
October 7, 2008 at 3:59 am
bang okta, mo ikutan posting. boleh yaaa
begini kbtaln suami saya ikut penerimaan pegawai bank indonesia bulan juli / agustus 2008 ini. dan skrg sudah masuk ke tes tahap ke IV (Tes Psikologi dan diskusi kelompok). Untuk tes psikologi, tadi sdh bang okta sampaikan, berkaitan dgn motivasi, kepribadian kita, sikap dan kecenderungan kita pada sesuatu dll. Bener begitukan bang okta? yang ingin sy tanyakan untuk diskusi kelompoknya itu seperti apa yaa? apa yang didiskusikan?? Berkaitan dengan dokumen, apakah bener2 diselektif bgt yaa? kbtlan suami sy kemaren mengisi cv nya krg teliti, shg tahun bekerjanya terbalik, sehingga bikin bingung untuk membuktikan dokumennya, apa mendetail sekali dalam verifikasi dokumen yang berkaitan dengan pengalaman kerja. Terakhir ya bang okta, untuk gigi geraham, apa benar ditentukan, jml minimal gigi geraham, sept yang disebutkan diposting2 yang lalu2. Mohon Balasannya ya bang okta. Perlu bangeeet. Thank you
arkanv said,
October 7, 2008 at 4:54 am
bang okta, suami saya tes tahap ke IV hari jum,at tgl 10-10-08 mnggu ini. Mdh2n bang okta online hari ini/lusa. btw untuk soal-soal tes psikotes saya download dari blog2 yang menawarkan soal2 tes psikotes. Apa soal2nya kira2 sept itu?? thanks sblmnyaaa
Sang pemimpi said,
November 17, 2008 at 9:28 am
Hasil seleksi tahap IV nya kok lama bgtz ya?
klo ada info mengenai hasil nya plis bagi2 dunk..tq