libur tlah tiba..hatiku gembira
December 24, 2007 at 2:44 pm (keluarga)
hari ini adalah hari ketiga kami sekeluarga (saya, istri dan si kecil niko) menjalani liburan panjang akhir tahun di tanah kelahiran saya di sidikalang – sumatera utara. setelah berkutat dengan kesibukan-kesibukan akhir tahun di kantor akhirnya datang juga kesempatan untuk sejenak beristirahat menikmati jatah cuti yang tidak tersentuh selama satu tahun
rencana liburan kami kali ini cukup panjang yakni mulai 21 desember 2007 s.d. 04 januari 2008 ..hmmm…jarang2 kan cuti sampe lintas tahun ..he.he. nikmaatt cooyyy…
karna libur kali ini selain untuk libur merayakan natal dan tahun baru bersama keluarga besar disini juga sekaligus untuk acara baptisan buat si kecil kami tercinta : nicholas edmund tristan marojahan sinaga
PERJALANAN :
kisah perjalanan dari bintaro ke sidikalang merupakan pengalaman tersendiri karna ini pertamakali bagi kami membawa serta bayi dalam perjalanan udara.
okeh saya akan cerita sedikit mengenai perjalanan panjang yang kami tempuh mulai dari bintaro – jakarta selatan hingga tiba di sidikalang – sumatera utara:
perjalanan kami mulai jumat pagi kemaren (21 dec) sekitar pukul 06.30 dari bintaro menuju bandara cengkareng untuk mengantisipasi macet serta flight schedule pukul 09.00. karna ini pertama kali buat kami berdua membawa bayi berusia 6 bulan dalam penerbangan maka segala persiapan yang diperlukan sudah kami coba antisipasi semisal : memilih maskapai GIA instead of maskapai lainnya, surat keterangan sehat dan layak turut perjalanan udara dari dokter anak, city check in untuk memastikan seat si kecil, segala perlengkapan bayi selama di pesawat dll. tadinya kami sengaja mengambil penerbangan pukul 09.00 untuk mengantisipasi agar tidak terlalu pagi dan tidak terlalu siang bagi si kecil. tapi apa hendak dikata ternyata flight nya ditunda hingga pukul 11.30 dan dengan penerbangan jakarta-medan selama 2 jam akhirnya kami baru tiba di bandara polonia pukul 13.30. selama di pesawat ternyata cukup banyak juga penumpang yang membawa bayi sehingga rasanya agak cukup pe-de juga
karna setidak nya ada teman juga ternyata
selama perjalanan niko relatif tidak terlalu rewel dan cuma ganti popok sekali ke kamar kecil. untunglah pramugari GIA cukup akomodatif dan membantu sehingga kami para penumpang dengan membawa bayi cukup terbantu.
nah akhirnya sekitar pukul 13.30 kami mendarat di polonia- medan. satu hal yang paling saya benci tidak suka bila mendarat di bandara polonia adalah pengambilan bagasi. bandara polonia terkenal dengan manajemen nya yang bobrok dan tidak teratur. sepertinya di seluruh indonesia cuma di bandara polonia lah semua troli dikuasai oleh porter dan tidak tersisa satu pun untuk para penumpang. anda tentu sudah bisa menebak bahwa mau tidak mau anda harus memakai jasa porter tersebut walaupun sebenarnya anda bisa sendiri mengurus bagasi anda… tapi ini medan bung
kali ini saya tidak ada pilihan lain harus memakai jasa porter karna memang bagasi yg kami bawa cukup banyak (3 koper besar plus kereta bayi plus 2 tas kecil). setelah tawar menawar dan sedikit ngotot ala orang batak akhirnya disepakati biaya jasa 10.000 perak (saya tidak tau berapa pasaran jasa porter polonia saat ini karna jangan berharap soal tarif-tarif an akan dipampang di bandara). bukan soal murah/mahal nya jasa porter tapi saya paling ga suka kalau ditipu jauh diatas tarif normal
nah urusan porter beres selanjutnya maka pengambilan bagasi merupakan perjuangan tersendiri karna mata kita harus jeli mengamati setiap bagasi yang melintas. jangan terlalu berharap pada si porter karna tidak jarang si porter pun kebingunan sendiri mencari bagasi kita dan jangan terlalu berharap lintasan bagasi di polonia seperti di cengkareng bung
di polonia cuma ada 1 jalur lurus dan tidak memutar kembali. disamping itu pemeriksaan saat keluar juga tidak ketat alias petugas tidak mengecek kesesuaian antara label di bagasi dan di tiket ..hmm…..ck.ck..ck… jadi mau tidak mau harus jeli dan bertindak cepat dan tepat kalau tidak mau bagasi anda dibawa/terbawa oleh penumpang lain
setelah mengurus bagasi dan tetek bengek lainnya akhirnya kami keluar bandara pukul 14.15 dan langsung menuju mobil yang sudah menunggu dari pagi (sorry ya bang esto udah merepotkan ..he.he.he…. bravo buat bang esto deh
). perjalanan dari medan ke sidikalang sendiri berjarak sekitar 150 km bisa ditempuh sekitar 4 jam dengan kecepatan sedang. lagi-lagi karna membawa bayi kami harus berhenti 2 kali untuk beristirahat sejenak sambil meluruskan otot2 yang pegal sambil menikmati pemandangan. sepanjang perjalanan medan ke sidikalang ada beberapa tempat yang cukup bagus untuk disinggahi seperti daerah sekitar sembahe, berastagi, kaban jahe, merek, panatapan (pemandangan danau toba), silalahi, simpang tiga (taman wisata iman) hingga ke sidikalang. mengingat kondisi jalan yang ternyata di beberapa titik sekarang juga sudah kurang bagus mengakibatkan beberapa antrian / kemacetan di beberapa titik perjalanan. sehingga total waktu yang kami tempuh (plus perhentian) sekitar 5 jam perjalanan. untunglah si kecil sepanjang perjalanan banyak tertidur sehingga tidak terlalu merepotkan
fiuuuhhh… akhirnya pukul 07.30 malam kami tiba di sidikalang dengan selamat sentausa setelah menempuh sekitar 12 jam perjalanan mulai dari rumah tercinta nun jauh di bintaro jaya sana ..he.he.he..
ACARA BAPTISAN :
acara baptisan buat si kecil telah berjalan dengan sukses tadi pagi di gereja (24 dec 2007 pagi pukul 10.00 waktu sidikalang
), dan sesuai adat batak maka tadi siang juga telah diadakan acara syukuran sederhana di rumah yang dihadiri oleh seluruh keluarga dekat dan sanak famili yang ada di sidikalang. seperti acara adat lainnya maka acara kali ini juga dihadiri oleh pihak tulang (hula-hula), boru dan dongan sabutuha
sekali lagi untunglah si kecil niko tidak terlalu rewel sepanjang rangkaian acara mulai pagi hingga sore hari tadi. sungguh satu hari yang melelahkan namun 1 target liburan telah tercapai.. dan target-target berikutnya telah menanti
